<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BlogPojok &#187; WordPress</title>
	<atom:link href="http://blogpojok.com/tag/wordpress/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogpojok.com</link>
	<description>Info ngeblog, komputer, dan handphone.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Apr 2010 02:35:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
		<item>
		<title>WordPress 2.7 &#8220;Coltrane&#8221;</title>
		<link>http://blogpojok.com/wordpress-27-coltrane/</link>
		<comments>http://blogpojok.com/wordpress-27-coltrane/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 07:05:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ryan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[WordPress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogpojok.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Baru saja 10 Desember kemarin WordPress mengeluarkan versi 2.7 Release Candidate 2, hari ini sudah keluar versi rilisnya dengan embel-embel &#8220;Coltrane&#8221;. WordPress versi 2.7 final ini juga sudah ditampilkan di halaman depan situs WordPress. Sebagai blogger yang sering blogwalking, terkadang saya iseng melihat versi WordPress blog yang saya kunjungi dengan melihat source halamannya, ternyata masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://i38.tinypic.com/334429c.png" alt="wordpress 2.7 design" width="234" height="153" /></p>
<p style="text-align: justify;">Baru saja 10 Desember kemarin  WordPress mengeluarkan versi <a href="http://wordpress.org/development/2008/12/27-release-candidate-two/" target="_blank">2.7 Release Candidate 2</a>, hari ini sudah keluar versi rilisnya  dengan embel-embel &#8220;Coltrane&#8221;. <a href="http://wordpress.org/development/2008/12/coltrane/" target="_blank">WordPress versi 2.7 final</a> ini juga sudah ditampilkan di <a href="http://wordpress.org/" target="_blank">halaman depan situs  WordPress</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai <a href="http://blogpojok.com" target="_blank">blogger yang sering  blogwalking</a>, terkadang saya iseng melihat versi WordPress blog yang saya kunjungi  dengan melihat source halamannya, ternyata masih banyak yang menggunakan  WordPress versi lama <img src='http://blogpojok.com/wp-content/plugins/smilies-themer/adiumicons/biggrin.png' alt=':D' class='wp-smiley' /> , bahkan ada yang masih menggunakan versi 2.6.2.<span id="more-132"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Tapi itu hak mereka sebagai pemilik  blog, mau memakai versi 1.xx juga tidak apa-apa, namun akan lebih baik lagi  menggunakan WordPress versi terbaru, tentunya dengan keamanan yang jauh lebih  baik daripada versi lama.</p>
<p style="text-align: justify;">Biasanya para hacker akan melihat  terlebih dahulu WordPress versi berapa yang sedang digunakan targetnya, saat  mereka tahu kita menggunakan versi terbaru mungkin mereka akan mengurungkan  niatnya :P .</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya ada cara agar versi  WordPress yang digunakan tidak ditampilkan, dengan cara mengedit script di  header.php, tapi saya lupa kode mana yang harus dihapus, soalnya dulu nemunya  bukan saat menggunakan tema ini, jadi silahkan cari di Google bagi yang mau <img src='http://blogpojok.com/wp-content/plugins/smilies-themer/adiumicons/biggrin.png' alt=':D' class='wp-smiley' />  .</p>
<p style="text-align: justify;">Padahal upgarde WordPress sekarang  sudah sangat mudah, mulai dari WordPress 2.7 Beta 1 kita sudah bisa langsung  mengupgrade WordPress tanpa plugin lewat menu Tools – Upgrade, bila menggunakan  versi 2.6.x bisa menggunakan plugin seperti WordPress Automatic Upgrade atau  Instant Upgrade, semuanya bisa dijalankan dalam waktu kurang dari 5 menit.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, mau menggunakan WordPress versi  lama, atau mengupgrade ke versi terakhir dan menikmati suasana dashboard baru?  Semuanya terserah Anda <img src='http://blogpojok.com/wp-content/plugins/smilies-themer/adiumicons/happy.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogpojok.com/wordpress-27-coltrane/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>46</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akses Ke FTP tanpa Detail FTP</title>
		<link>http://blogpojok.com/akses-ke-ftp-tanpa-detail-ftp/</link>
		<comments>http://blogpojok.com/akses-ke-ftp-tanpa-detail-ftp/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 10:20:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ryan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[WordPress]]></category>
		<category><![CDATA[ftp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogpojok.com/?p=117</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai pemilik blog dengan hosting sendiri, biasanya kita memerlukan detail FTP (File Transfer Protocol) berupa host, username, dan password agar bisa mengakses virtual storage di webhosting dengan program FTP client. Lalu bagaimana dengan pemilik blog yang disediakan oleh HyperWebEnable? Mereka tidak diberikan detail FTP, sebagai solusinya HyperWebEnable menyediakan plugin OneClick apabila pemilik blog ingin menambah tema [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebagai pemilik blog dengan hosting sendiri, biasanya kita memerlukan detail FTP (File Transfer Protocol) berupa host, username, dan password agar bisa mengakses virtual storage di webhosting dengan program FTP client.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu bagaimana dengan pemilik blog yang disediakan oleh HyperWebEnable? Mereka tidak diberikan detail FTP, sebagai solusinya HyperWebEnable menyediakan plugin OneClick apabila pemilik blog ingin menambah tema dan menginstal plugin.<span id="more-117"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya plugin OneClick juga sudah cukup, namun terkadang kita dihadapkan dengan kebutuhan untuk mengakses FTP, entah sekedar ingin mengupload file ke directory tertentu, atau karena ingin mengedit beberapa file php.</p>
<p style="text-align: justify;">Program ini bernama PHP File Manager, berikut sedikit mengenai PHP File Manager dan fitur-fiturnya:</p>
<blockquote style="margin-right: 0px; text-align: justify;" dir="ltr">
<p style="MARGIN-RIGHT: 0px" dir="ltr">phpFileManager is a complete filesystem management tool on a <span style="text-decoration: underline;">single file</span>.</p>
<p>Among the features of phpFileManager:<br />
. server info<br />
. directory tree<br />
. copy/move/delete/create/rename/edit/view/chmod files and folders<br />
. tar/zip/bzip/gzip<br />
. multiple uploads<br />
. shell/exec<br />
. works on linux/windows<br />
. php4/php5/apache2 compatible<br />
. english/portugu�s support</p></blockquote>
<p style="margin-right: 0px; text-align: justify;" dir="ltr">Fiturnya sudah lumayan lengkap, hampir sama dengan bila kita mengakses lewat program FTP client. Pertama-tama download program PHP File Manager melalui <a href="http://phpfm.sourceforge.net/" target="_blank">website ini</a>. Ekstrak file zip yang telah didownload, file index.php adalah file program ini. Ganti nama file index.php dengan nama lain misalnya myftp.php.</p>
<p style="margin-right: 0px; text-align: justify;" dir="ltr">Setelah nama file sudah diganti, zip kembali file tersebut. Terakhir adalah mengupload file myftp.zip ke webhosting, satu-satunya cara adalah dengan memanfaatkan plugin OneClick, lakukan seperti apabila kita sedang menginstal plugin baru melalui local zip file (pilih menu Install From Local Zip File -&gt; browse dan pilih file myftp.zip -&gt; type : plugin -&gt; klik go).</p>
<p style="margin-right: 0px; text-align: justify;" dir="ltr">Bila sudah selesai, otomatis file myftp.zip akan terekstrak dan tersimpan di <a href="http://www.alamatblog.com/wp-content/plugins/myftp.php">www.alamatblog.com/wp-content/plugins/myftp.php</a>. Kita tinggal masuk ke alamat tersebut bila ingin mengakses FTP, jangan ada orang lain yang tahu alamat ini.</p>
<p style="margin-right: 0px; text-align: justify;" dir="ltr">Sekarang FTP sudah bisa diakses, tapi masih belum sempurna karena kita belum bisa merubah file permission file/directory. Hal ini dikarenakan ownership file/directory adalah user HyperWebEnable, bukan php/99. Untuk merubah ownership, maka semua file dan folder harus ditulis ulang oleh php, caranya adalah dengan menginstal ulang (bagi yang sudah up-to-date) atau mengupgrade WordPress dengan menggunakan plugin Instant Upgrade.</p>
<p style="margin-right: 0px; text-align: justify;" dir="ltr">Agar upgarde WordPress dapat dilakukan, kita perlu menghubungi pihak HyperWebEnable (melalui Live Chat) dan meminta agar seluruh file WordPress dibuat writable. Bila upgarde telah selesai, maka otomatis semua ownership file kita di WordPress adalah 99, ini berarti kita sudah bisa melakukan banyak modifikasi (misalnya mengganti file permission/change mode/CHMOD) dengan menggunakan program PHP File Manager.</p>
<p style="margin-right: 0px; text-align: justify;" dir="ltr">Folder yang digunakan adalah wp-content/plugins karena kita menguploadnya dengan memanfaatkan plugin OneClick, setelah itu file myftp.php dapat dipindahkan ke folder manapun selain wp-content/plugins.</p>
<p style="margin-right: 0px; text-align: justify;" dir="ltr"><em>-Selamat Mencoba-</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogpojok.com/akses-ke-ftp-tanpa-detail-ftp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WordPress 2.7 RC 1</title>
		<link>http://blogpojok.com/wordpress-27-rc-1/</link>
		<comments>http://blogpojok.com/wordpress-27-rc-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 08:19:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ryan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[WordPress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogpojok.com/wordpress-27-rc-1/</guid>
		<description><![CDATA[WordPress 2.7 RC 1 baru saja dirilis, Anda bisa mendownloadnya di sini. Atau melihat artikelnya terlebih dahulu di blog pengembangan WordPress. Apa saja perbedaan antara WordPress 2.6.x dengan WordPress 2.7 RC 1? Silahkan lihat di post saya sebelumnya mengenai WordPress 2.7 Beta1. Seperti saran mereka, jangan lupa untuk membuat backup sebelum proses upgrade . Selamat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">WordPress 2.7 RC 1 baru saja dirilis, Anda bisa mendownloadnya <a href="http://wordpress.org/wordpress-2.7-RC1.zip" target="_blank">di sini</a>. Atau melihat artikelnya terlebih dahulu <a href="http://wordpress.org/development/2008/12/wordpress-27-release-candidate-1/" target="_blank">di blog pengembangan WordPress</a>. Apa saja perbedaan antara WordPress 2.6.x dengan WordPress 2.7 RC 1? Silahkan lihat di <a href="http://blogpojok.com/wordpress-27-beta-1/" target="_blank">post saya sebelumnya</a> mengenai WordPress 2.7 Beta1.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti saran mereka, jangan lupa untuk membuat backup sebelum proses upgrade <img src='http://blogpojok.com/wp-content/plugins/smilies-themer/adiumicons/biggrin.png' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Selamat menikmati suasana dashboard baru.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogpojok.com/wordpress-27-rc-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WordPress 2.7 Beta 1</title>
		<link>http://blogpojok.com/wordpress-27-beta-1/</link>
		<comments>http://blogpojok.com/wordpress-27-beta-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2008 07:24:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ryan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[WordPress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogpojok.com/2008/11/02/wordpress-27-beta-1/</guid>
		<description><![CDATA[Tepat tanggal 1 November kemarin, WordPress telah mempublikasikan versi terbarunya yang sudah dapat didownload. Versi yang diluncurkan kemarin adalah WordPress v2.7 Beta 1, masih beta karena tahap final 2.7 masih dalam pengerjaan. Bagi yang sudah tidak sabar lagi untuk merasakan suasana dashboard WordPress baru, dapat segera mengupgrade engine-nya ke versi beta ini. Dalam versi terbarunya letak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Tepat tanggal 1 November kemarin, WordPress telah mempublikasikan versi terbarunya yang sudah dapat didownload. Versi yang diluncurkan kemarin adalah WordPress v2.7 Beta 1, masih beta karena tahap final 2.7 masih dalam pengerjaan. Bagi yang sudah tidak sabar lagi untuk merasakan suasana dashboard WordPress baru, dapat segera mengupgrade engine-nya ke versi beta ini.</p>
<p><span id="more-102"></span></p>
<p align="justify">Dalam versi terbarunya letak menu-menu di dashboard mengalami perubahan yang tidak sedikit, bahkan para pengguna yang sudah lama menggunakan WordPress perlu sedikit penyesuaian.</p>
<p align="justify">Tidak seperti versi sebelumnya, menu-menu yang biasanya ada pada bagian atas, sekarang berpindah ke samping kiri membuatnya tidak memakan terlalu banyak tempat.</p>
<p align="justify">Menu juga ditampilkan lebih atraktif dengan icon-icon. Loading dan klik yang diperlukan untuk berpindah antarmenu ke menu lainnya juga semakin sedikit, karena semua menu utamanya sudah menggunakan javascript.</p>
<p align="justify">Pada WordPress versi terbaru ini juga tersedia menu update, mungkin dengan layanan ini pengguna dapat menguprade engine WordPressnya ke versi terbaru hanya lewat dashboard. Oh iya, selain itu kita juga bisa menambahkan plugin lewat dashboard tanpa menguploadnya lewat FTP.</p>
<p align="justify">Artikel mengenai WordPress 2.7 Beta 1 dapat dilihat <a href="http://wordpress.org/development/2008/11/wordpress-27-beta-1/" target="_blank">di sini</a>. Atau bila Anda ingin langsung mendownload WordPress 2.7 Beta 1 bisa melalui <a href="http://wordpress.org/wordpress-2.7-beta1.zip" target="_blank">link ini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogpojok.com/wordpress-27-beta-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mudah Tampilkan Favicon</title>
		<link>http://blogpojok.com/cara-mudah-tampilkan-favicon/</link>
		<comments>http://blogpojok.com/cara-mudah-tampilkan-favicon/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2008 06:43:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ryan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[WordPress]]></category>
		<category><![CDATA[favicon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogpojok.com/wordpress/cara-mudah-tampilkan-favicon/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi Anda mungkin favicon tidaklah penting, namun bagi saya favicon cukup memiliki peranan penting dalam identitas website/blog. Bagi yang belum tahu, favicon adalah icon kecil yang letaknya biasanya ada di samping alamat atau nama sebuah website, seperti icon huruf R yang ada pada blog ini. Bila menggunakan Opera Mini dapat dilihat dengan menekan #6 untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Bagi Anda mungkin favicon tidaklah penting, namun bagi saya favicon cukup memiliki peranan penting dalam identitas website/blog. Bagi yang belum tahu, favicon adalah icon kecil yang letaknya biasanya ada di samping alamat atau nama sebuah website, seperti icon huruf R yang ada pada <a href="http://blogpojok.com/" target="_blank">blog ini</a>.</p>
<p align="justify">Bila menggunakan <a href="http://operamini.com/" target="_blank">Opera Mini</a> dapat dilihat dengan menekan #6 untuk masuk ke menu “Page Information” dan lihat pada bagian “Page Icon”. Favicon biasanya juga ditampilkan di samping nama website yang sudah dibookmark.</p>
<p><span id="more-97"></span></p>
<p align="justify">Sebenarnya pengguna <a href="http://wordpress.org/" target="_blank">WordPress.org</a> (hosting sendiri) dapat menampilkan favicon dengan melakukan sedikit editing pada bagian header.php tema yang sedang digunakan. Untuk tema yang sudah mendukung favicon Anda tinggal mereplace file favicon.ico yang ada pada folder tema tersebut.</p>
<p align="justify">Bila ingin menampilkan favicon dengan mengedit header.php bisa dengan menggunakan kode berikut:</p>
<p style="text-align: left;">&lt;link rel=&#8221;shortcut icon&#8221; href=&#8221;http://alamatblog.com/favicon.ico&#8221; type=&#8221;image/x-icon&#8221; /&gt;</p>
<p align="justify">Sisipkan di bawah kode:</p>
<p style="text-align: left;">&lt;!&#8211; leave this for stats please &#8211;&gt;</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan kode di atas, file harus bernama favicon.ico, dan diletakkan  di directory public_html atau satu directory dengan file index.php blog. Bila nama icon berbeda, silahkan ganti &#8220;favicon.ico&#8221; pada kode dengan &#8220;nama.ekstensi&#8221; favicon Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila menggunakan jasa image hosting maka url blog atau http://alamatblog.com/favicon.ico pada kode di atas harus diganti dengan url favicon pada image hosting yang digunakan.</p>
<p align="justify">Selain dengan cara tersebut juga bisa menggunakan plugin-plugin yang dapat dicari sendiri <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p align="justify">Salah satu plugin untuk menampilkan favicon adalah MaxBlogPress Favicon. Untuk menampilkan favicon, penggunaanya mudah dan simpel, plugin  ini memberikan 100 icon yang bisa dijadikan favicon, namun bila Anda menginginkan icon yang lain hal tersebut tidak masalah.</p>
<p align="justify">Kita bisa menambahkan iconnya dengan mengupload langsung atau dengan menuliskan link favicon bila favicon berada di hosting berbeda, bisa juga dengan menguploadnya ke folder &#8220;icon&#8221; plugin ini.</p>
<p align="justify">Aktifkan plugin <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/maxblogpress-favicon/" target="_blank">MaxBlogPress Favicon</a> dan jalankan melalui menu &#8220;Setting&#8221;, pilih icon yang ingin dijadikan favicon dan klik &#8220;Save&#8221;. Sekarang website Anda telah memiliki favicon dan akan terlihat lebih profesional daripada sebelumnya.</p>
<p align="justify">Download MaxBlogPress Favicon <a href="http://downloads.wordpress.org/plugin/maxblogpress-favicon.zip" target="_blank">di sini</a>, dan silahkan berkunjung ke <a href="http://favicon.cc/" target="_blank">favicon.cc</a> untuk menambah koleksi favicon Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogpojok.com/cara-mudah-tampilkan-favicon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sedikit Trik Untuk BlogDesk</title>
		<link>http://blogpojok.com/sedikit-trik-untuk-blogdesk/</link>
		<comments>http://blogpojok.com/sedikit-trik-untuk-blogdesk/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 21:49:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ryan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[WordPress]]></category>
		<category><![CDATA[blogdesk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogpojok.com/2008/08/14/sedikit-tips-tentang-blogdesk/</guid>
		<description><![CDATA[Postingan ini saya buat untuk menjawab pertanyaan dari blog tetangga rismaka yang telah bertanya sedikit mengenai BlogDesk pada commentnya di artikel Post Menggunakan BlogDesk, semoga jawaban ini juga dapat bermanfaat untuk yang lainnya. Langsung saja, pada BlogDesk kita tidak menggunakan tag &#8220;more&#8221; seperti halnya apabila kita menulis melalui situsnya WordPress. Namun dengan BlogDesk kita juga bisa menampilkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Postingan ini saya buat untuk menjawab pertanyaan dari blog tetangga <a href="http://rismaka.net/" target="_blank">rismaka</a> yang telah bertanya sedikit mengenai BlogDesk pada commentnya di artikel <a href="http://blogpojok.com/post-menggunakan-blogdesk/" target="_blank">Post Menggunakan BlogDesk</a>, semoga jawaban ini juga dapat bermanfaat untuk yang lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-84"></span>Langsung saja, pada BlogDesk kita tidak menggunakan tag &#8220;more&#8221; seperti halnya apabila kita menulis melalui situsnya WordPress. Namun dengan BlogDesk kita juga bisa menampilkan sebagian paragrafnya saja meskipun tanpa menggunakan tag more tersebut, caranya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pertama kita menulis pada tab &#8220;<span style="color: red;">Post</span>&#8220;, paragraf yang kita tulis pada tab inilah yang akan ditampilkan pada halaman depan blog.</li>
<li>Menu tab penulisan terletak di bawah title/judul post.</li>
<li>Lalu kita berpindah/geser pada tab &#8220;<span style="color: red;">More</span>&#8220;, nah pada tab More ini kita tulis sambungan paragraf dari paragraf yang telah kita tulis sebelumnya pada tab Post (hanya sambungannya saja, tulisan sebelumnya tak perlu diulang kembali).</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Nah, agar paragraf yang ditulis di BlogDesk bisa rata secara justify (kiri-kanan), berikut triknya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Untuk meratakan paragraf secara &#8220;justify&#8221; atau kanan-kiri atau kiri-kanan (halah terserah lah, hehe), kita blok paragraf yang ingin diratakan, kemudian pilih dahulu supaya paragraf kita rata tengah (ataupun rata kanan juga bisa) dengan mengklik menu &#8220;center&#8221;.</li>
<li>Setelah paragraf bergeser ke tengah karena menu &#8220;center&#8221; telah diklik, ubah menu view kita ke html editor dengan melaui menu <span style="color: #ff0000;">view -&gt; source</span>, maka munculah tulisan kita beserta kode-kode htmlnya.</li>
<li>Karena paragraf kita tadi diset untuk rata tengah/center, maka bila kita melihat melalui html editor, di depan paragraf akan terlihat kode <span style="color: red;">&lt;p align=&#8221;center&#8221;&gt;</span> .</li>
<li>Ubah kata perintah <span style="color: red;">center</span> menjadi <span style="color: red;">justify</span> (tanda kutip harus tetap ada).</li>
<li>Sekarang keluarlah dari html editor, pilih menu <span style="color: #ff0000;">view -&gt; normal</span>.</li>
<li>Paragraf yang telah Anda buat sekarang telah rata justify.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Sekarang Anda dapat menulis secara optimal melalui BlogDesk, selamat ngeblog.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogpojok.com/sedikit-trik-untuk-blogdesk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
